Hari penuh Gratisan

Tulisan ini adalah Tulisan yang saya salin dari catatan kecilku sewaktu di atas kapal feri kemarin menuju makassar. Soalnya selama 12 jam perjalanan kemarin, buku Smart Thing’s to Know About Motivasion nya Donna Deeprose telah habis kulahap dalam waktu enam jam saja. Karena gak bisa tidur, maka tertuanglah tulisan ini di lembaran Agendaku…

Judulnya ? Baca noh diatas!!!. Kebetulan, saya menuju pulang ke makassar kali ini saya menumpangi Bus yang judulnya Bintang Selamat. Busnya Lumayan Bersih dan nyaman, Dan kebetulan lain, Pengemudinya adalah Ali. Ali Adalah teman saya Sewaktu Smp dulu, Dulu ali dan saya satu Kelas selama dua tahun. Kami cukup Akrab, Walaupun dulu Ali adalah salah satu orang paling pendiam di kelas saya. Tapi kepada saya , Semua rahasianya sampe kartu tiga klaper nya saja dia ceritakan. Sekarang dia Sudah berkeluarga dan memilki dua orang anak.

Sesampainya Di Kapal, Saya pun diajak ke kantin. Ali sangat tahu kegemaran saya sejak smp dulu, He know I’m A Cappucino Lovers. Karena berhubung di kantin kapal tersebut gak ada Cappucino, kamipun akhirnya memesan dua gelas kopi susu. Kamipun Mulai saling bercerita dan bersenda gurau layaknya teman lama yang lama tek bertemu. Ditengah pembicaraan saya melihat teman saya Enal Yang kebetulan Operatonya Retro, Warnet tempat saya biasa nongkrong kalo lagi gak ada kerjaan. Dia lagi mengantar temannya yang menuju bone. Meja kamipun bertambah ramai, karena tak berapa lama muncul juga si toto, teman saya yang katanya bekerja sebagai abk. Toto dan saya berkenalan ketika saya lagi mancing sepulang kerja. Dia biasanya minta umpan udang hidup kepada saya, Kamipun jadi akrab karena kalo kapalnya sandar, saya dan toto pasti janjian untuk mancing bareng.

Seiring dengan semakin larutnya malam dan lagu How Can I Tell Her dari lobo yang bergema di kantin itu menambah rasa kantuk. Saya pun menyarankan ngobrolnya di sambung besok subuh saja, cause perjalanan besok perjalanan masih panjang beibe.

Sayapun menuju bangku yang kosong yang ada, ali memutuskan untuk tidur di dalam mobil. Sekilas saya melihat tetangga sebelah, wanita yang kira – kira berumur 30an dengan pd nya memakai bedak basah diatas kapal, hahaha. Setelah sejam lamanya saya membaca buku, tiba – tiba handphone saya berdering, saya melihat dan ternyata panggilan dari toto. Dia bertanya saya “Kamu dimana?” sayapun menjawab “di kursi”, diapun menyuruh saya menunggunya. Tak berapa lama berselang diapun muncul dan mengajak naik keatas. Kami berjalan menuju ke tingkat paling atas dan menunjukkan sebuah kamar untuk saya yang saya tau kamar itu adalah kamar Vip. Saya menolak, namun toto meminta dengan nada sedikit memaksa. Akhirnya saya mengikut saja, Dia memanggil seorang abk dan menyuruhnya membuka pintu. Tapi saya sedikit tersentak ketika sang abk memanggil toto dengan sebutan kapten. Setelah sang abk pergi saya pun bertanya pada dia dengan nada menyelidik, dan akhirnya diapun mengakui bahwa dia adalah kapten kapal ini. Sayapun bilang “Nyetir kapalnya hati- hati bro, gw mo tidur” dengan nada sedikit bercanda, dan diapun membalas “OK boss”. Kagum juga dengan kerendahan hatinya, karena biasanya orang lain akan langsung “Menyombongkan” jabatannya ketika bertemu orang lain, awesome.

Saya akhirnya melanjutkan bacaan saya, setelah sekitar kurang lebih pukul satu malam, saya telah habis membaca karangannya Donna Depprose tersebut. Akirnya sayapun memutuskan untuk tidur meskipun mata susah terpejam. Setelah mencorat coret agenda, saya tidur .

Pukul empat saya terbangun dan menonton pertandingan antara fiorentina melawan bayern munchen. Entah dipentas apa, karena belakangan saya jarang nonton bola karena lampu sering padam.

Paginya, saya melanjutkan perjalanan ke makassar. Setelah sebelumnya saya minta ijin toto, kami berjanji tilpun – tilpunan kalo sudah tiba di makassar nanti. Akhirnya perjalananpun dilanjutkan, sepanjang perjalanan saya sangat menikmati pemandangan di kanan kiri sambil sesekali melihat jalan yang berkelok kelok di daerah Lapri. Sesampainya di warung makan, saya dan ali serta keneknya duduk satu meja. Seperti umumnya warung persinggahan bus, makanan yang di sajikan ala kadarnya, walaupun dengan harga yang lumayan bagus. Ketika saatnya membayar, kasirnya tidak mau menerima uang saya. Setelah saya bertanya, ternyata supir bus dan awaknya “Gratis” kalo makan di warung.

Sesampainya di makassar, saya heran juga. Karena ternyata, inilah perjalanan saya dengan biaya paling sedikit, meskipun memang saya lewat jalur laut untuk menekan pengeluaran (maklum tanggal tua). Total biaya yang saya keluarkan dari kolaka ke makassar seluruhnya hanya berjumlah lima puluh ribu rupiah, itupun hanya untuk membeli tiga bungkus rokok, dan dua botol air kemasan. Selebihnya, untuk makan, ongkos bus, dan kamar, semuanya free. Hitung- hitungan saya, total yang harusnya saya keluarkan seluruhnya sekitar lima ratus ribu rupiah. Berarti kali ini berkat banyakna gratisan, saya menghemat sekitar empat ratus lima puluh ribu rupiah.

Bersamaan tulisan ini (mudah- mudahan yang ditujukan baca) saya mengucapkan Terima kasih buat Ali, Toto, And All my prend buat Gratisannya. Buat yang baca tulisan ini, Pernah punya pengalaman yang sama?

Salam Gratisan

Ervine

4 pemikiran pada “Hari penuh Gratisan

  1. gak punya😆 wuih, enak nih banyak gratisan,lumayan banget hematnya. Niatnya mau ngehemat pesawat dengan naik kapal laut, eh tapi naik kapal laut malah dapet paket hemat plus plus. Baca ini jadi keingat jaman kecil dulu, waktu umur 5-7 tahunan kayaknya. Naik kapal Rinjani dari surabaya-Fakfak, 5 harian (ato lebih ? *llupa*). Lucunya, saya jadi kangen naik kapal T_T. mulai dari kelas Ekonomi-kelas yang dapet makan di resoran,.. hahaha,. Kangen deh pokoknya. Gara-gara baca tulisan ini,. hhehe,.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s