MELAYANI

pelayanPagi ini saya mengalami yang namanya salah prediksi, karena melihat cuaca agak baik, saya memutuskan ke kantor naik motor dan sama sekali lupa mengantisipasi bahwa saat ini sudah tidak ada lagi yang namanya musim hujan atau musim kemarau. musim yang ada kini suka- suka, kalo mau hujan ya hujan…

kalau mau panas ya panas

terpaksa dengan segala ketidak relaan hati saya memutuskan untuk berteduh sambil ngopi di kopi tubruk 88 sambil menunggu hujan reda. *kopi tubruk 88 kopinya enak(disarankan)

daripada boring dan memang tidak ada yang mesti dikerjakan, sayapun memutuskan untuk menuangkan unek-unek saya dalam tulisan ini.

ketika saya baca koran tadi pagi, saya sontak menyadari tentang kisruh kisruh politik belakangan ini (tujuan tulisan ini bukan tentang politik), tentang isu bakal naiknya bbm, sampai isu penggulingan kepala negara yang ditulis salah satu media cetak. satu hal yang mungkin mendasar tentang manusia, bahwa kita lupa “KITA HIDUP UNTUK SALING MELAYANI SESAMA”

terlepas dari kenyataan bahwa kita ini adalah mahluk individu yang bertanggung jawab sepenuhnya kepada diri kita sendiri dan kehidupan yang kita jalani, kodrat kita sebagai manusia juga adalah mahluk sosial, yang juga hidup di tengah masyarakat, di antara individu individu lain yang saling membutuhkan satu sama lain.

petani menanam padi, agar kita dapat menikmati beras

tukang bakso ada agar kita dapat makan bakso tanpa harus mengumpulkan dan meracik sendiri bahan untuk semangkuk  bakso.

terlepas dari motif ekonomi yang melatar belakangi mereka, mereka berguna karena melayani. mereka mendedikasikan diri, agar orang lain tak perlu lagi capek- capek kesawah ataupun bikin bakso sendiri. dan seperti itulah masyarakat berjalan. apa jadinya kalau semuanya mesti kita lakukan sendiri?

terlepas dari anda adalah seorang pedagang, karyawan, manager, tukang odong-odong, tukang ojek, pengacara, supir angkot atau apapun yang anda sebut pekerjaan, anda hidup agar dapat memberi nilai tambah bagi orang lain. entah anda “FOLLOWERS” ataupun seorang “PEMIMPIN”

terlebih jika anda seorang pemimpin, anda hidup, di beri tanggung jawab sebagai pemimpin, karena anda dianggap mampu melayani orang lain sehingga orang lain mampu melayani orang yang lain lagi secara maksimal sehingga membawa manfaat di kehidupan orang banyak. 

Hal ini yang sering terlupakan, sehingga banyak pemimpin yang lupa kodratnya sebagai seorang pemimpin. mereka ingin dilayani, tapi lupa melayani

salam hangat

KIDDIES

2 pemikiran pada “MELAYANI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s